SELAMAT NATAL &TAHUN BARU 2011 UNTUK KITA SEMUA

December 25, 2010 at 12:07 pm Leave a comment

Janiur Tewas Dibakar Teman Kumpul Kebo

Rabu, 18 Februari 2009 | 01:26 Pos Metro Medan

Maaf agak terlambat tapi mungkin sekedar informasi (Maaf) , tadi serching tentang 1000dolok ketemu berita ini. walau berita sadis, hanya mau mengupload informasi

SIMALUNGUN-Tragis benar nasib Janiur Saragih (43). Penarik betor ini ditemukan tewas terpanggang di rumahnya, Komplek STA Harangan Sidua-dua, Desa Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Simalungun Senin (16/2) malam. Kuat dugaan Janiur dibakar teman wanitanya yang menghilang seiring pembakaran itu.

Tewasnya Janiur langsung menggemparkan warga sekitar. Apalagi keberadaan R br P serta dua anaknya, tak diketahui rimbanya begitu kebakaran itu diketahui. Awalnya, Olop Sipayung (35) yang baru pulang dari Komplek Sentra Terminal Agrobisnis (STA) Saribudolok curiga melihat cahaya api membumbung tinggi. Dalam benaknya, pria berjambang ini menduga api berasal dari kebakaran semak. Takut meluas dan membakar Pos Kontrol STA, Olop berniat memadamkan.

Begitu mendekat, detak jantungnya seakan berhenti begitu melihat api ternyata membakar kediaman Janiur. Belum lagi kagetnya hilang, Olop dikejutkan lagi dengan temuan sesosok manusia terpanggang di antara puing-puing yang berserakan. Takut, Olop berlari melaporkan temuannya ke polisi yang kantornya berjarak sekitar 1 km.

“Baru mulak ahu han sardolok, hu idah api. Hu agan matutung ramba, hu ayaki halani mabiar au hona pos. Hape, jabuni Tulang do matutung. Hu idah homa adong jolma matutung. Mabiar ahu, langsung hu lapor ma hu polsek. (malam itu aku pulang dari Saribudolok, aku lihat api membubung. Ku pikir, api itu membakar semak-semak, takut apinya mengendai pos, aku kejar. Eh ternyata rumah Tulang. Dan waktu ku dekati, aku lihat ada mayat terbakar, aku pun langsung melapor polisi,” ujarnya dengan logat Simalungun yang kental.

Personil Polsek Silimakuta yang dipimpin AKP RF Darwin selaku Kapolsek langsung terjun ke lokasi kejadian. Di lokasi, polisi menemukan rumah berukuran 3X5 yang selama ini ditempati Janiur telah rata dengan tanah. Janiur sendiri ditemukan tewas terpanggang dengan posisi telungkup pada sisi kiri bekas bangunan rumah mungil itu. Anehnya, R br P yang diketahui warga sebagai teman serumahnya, malah tak kelihatan. Begitu juga dengan dua anaknya. Jenazah Janius kemudian diboyong ke RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk di autopsi.

Informasi yang dihimpun Metro Siantar (Grup POSMETRO MEDAN), R br P, wanita yang dua tahun belakangan serumah dengan Janiur, dulunya adalah janda pendatang yang berprofesi sebagai aron-aron (buruh tani). R br P juga memiliki anak. Status pernikahan Janiur dengan R br P juga tak diketahui warga. “Tiba-tiba saja mereka tinggal sama. R membawa Ramses anaknya. Kami saja sebagai tetangganya, tidak mengetahui status keduanya. Apa sudah resmi suami istri atau cuma kumpul kebo. Yang jelas, keduanya belum pernah menikah secara resmi,” ujar seorang wanita tetangga Janiur yang meminta namanya dirahasiakan.

Ditambahkannya, sebelum tinggal dengan Janiur, R br P yang tak diketahui berasal dari daerah mana, tinggal berpindah-pindah di seputaran daerah Saribudolok. Selama 4 tahun lebih, lanjutnya, R br P jadi bahan gunjingan karena dituding melakukan hubungan gelap, baik dengan sesama aron bahkan penarik betor. Entah bagaimana ceritanya, R br P diketahui tinggal bersama Janiur, yang kata sejumlah warga juga memiliki beberapa orang istri sebelumnya.

Menghilangnya R br P pun membuat polisi serta warga curiga. R br P juga membawa anak bawaannya serta bocah 1,5 tahun hasil hubungan keduanya. Penyisiran polisi pun tak membuahkan hasil meski hampir semua tempat yang dicurigai sudah didatangi. “Kita cari sampai keliling Saribudolok, tapi tak berhasil. Di semua tempat yang kita sisir, dia tidak ada,”ujar AKP RF Darwin didampingi Kanit Reskrim, Aiptu Samsidin Sinaga.

Darwin mengaku sangat butuh penjelasan dari R br P karena kebakaran itu sangat janggal. “Yang pasti aneh. Kalau korsleting listrik tak mungkin, karena gak ada listrik di rumah itu. Kalau kita kita meminta keterangan dari warga, seperti yang kita lihat, posisi rumah itu tersendiri dan jauh dari pemukiman,” ujar Darwin sembari mengatakan dugaan sementara adalah pembakaran, bukan kebakaran biasa.

Hal senada diucapkan Aiptu Samsidin Sinaga. Meski telah mendatangi SDN 3 Saribudolok, tempat putra Rani dari pernikahan sebelumnya, sekolah. Namun, usaha tersebut juga tak membuahkan hasil. Putra R br P juga tidak masuk sekolah meski hari itu adalah hari sekolah.(Mag 07/SMG)
Cetak Berita Ini

April 21, 2010 at 10:52 am 1 comment

Bagaimana saribudolok?

sudah hampir dua tahun blog ini ada. sudah juga 23000 pengunjung yang datang. namun akhir-akhir ini atas ketidak aktifan admin banyak hal yang terlewatkan. sekarang kiranya kita membuka hal hal baru yang bisa memajukan komunikasi kita parsardolok silimakuta tentang apa saja. maka sejalan dengan ini kita mengundang ide ide fresh atau topik yang mungkin bisa bermanfaat buat kemajuan saribudolok silimakuta. sebab blog ini ada sebagai sarana komunikasi kita bagi yang ada diperantauan tentang kampung kita itu. beberapa komentar ada yang pedas 9 Berbahasa kotor) yang tidak di masukan ke dalam blog ini (tidak layak) semoga ke depan kita semua mengerti akan hal ini.

baen nasiam nyan han ji…
mahal tumang cabe sonari da….

September 26, 2009 at 10:47 am 13 comments

4-25 Juni RS GKPS Bethesda, Operasi Katarak Gratis

Kamis, 11 Juni 2009

SIANTAR-METRO; Rumah Sakit GKPS Bethesda bekerja sama dengan Yayasan Setia Bakti Jakarta, pada tanggal 24-25 Juni 2009 akan melaksanakan kegiatan sosial berupa operasi katarak gratis. Kegiatan tersebut merupakan salahsatu agenda RS GKPS Bethesda sebagai wujud kepedulian kepada seluruh masyarakat.

Demikian dikatakan dr Birma Saragih Direktur RS GKPS Bethesda kepada wartawan, SRabu (10/6).

Dr Birma mengatakan, kegiatan sosial RS GKPS Bethesda dan Yayasan Setia Bakti Jakarta ini akan menyiapkan 10 orang dokter ahli bedah mata dari Jawa Barat. Karenanya, diharapkan warga yang ada di Siantar-Simalungun yang membutuhkan perawatan mata dapat mengikuti kegiatan ini. “Kegiatan sosial ini juga terbuka bagi warga yang berasal dari wilayah sekitar Siantar Simalungun seperti Tobasa, Humbahas, Tapanuli Utara, Tebing Tinggi, Serdang Bedagei, Tanah Karo, Dairi, Pakpak Barat dan wilayah lainnya dapat mengikuti kegiatan ini,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan dr Birma bagi warga yang ingin mendapat pelayanan operasi katarak gratis dapat menghubungi Enny Saragih 081375570915 dan Leskari Purba 081361335740, dan dapat juga langsung datang ke RS GKPS Bethesda Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun. Kegiatan Operasi Katarak Gratis sudah beberapa kali dilaksanakan RS GKPS Bethesda sebagai sebuah bentuk pelayanan kepada masyarakat sebagai wujud nyata teladan Yesus Kristus Kepala Gereja. (mer)

June 11, 2009 at 12:32 pm 2 comments

Tiga Penjudi Kopyok Ditangkap

Tiga Penjudi Kopyok Ditangkap PDF Cetak E-mail
Jumat, 29 Agustus 2008
SIMALUNGUN-METRO
Tiga warga Silimakuta, masing masing J G (40) warga Parmonangan Nagori Purba Sinumbah, O Gi(28) warga Jalan Saribudolok Saranpadang Nagori Sinar Baru, dan R S (35) warga Jalan Sipisopiso Kelurahan Saribudolok, digrebek personil Polres Simalungun ketika asyik bermain judi jenis dadu kopyok di Jalan Merdeka Saribudolok persis di belakang Kantor Cabang Dinas Kehutanan Kecamatan Silimakuta, Rabu(27/8) sekira pukul 16.15 Wib. Saat ini ketiganya diamankan di polsek setempat. Informasi dihimpun METRO, menyebutkan penangkapan itu dilakukan Satuan Reserse Kriminal Polres Simalungun berdasarkan informasi dari warga yang menyatakan di lokasi itu kerap dijadikan sebagai tempat permainan judi, terlebih judi jenis kopyok. Mendapat informasi itu, petugas turun kelapangan untuk melakukan pengintaian.
Setelah dipastikan informasi itu benar, tanpa buang waktu petugas langsung turun dan melakukan pengrebekan, dan berhasil membekuk para pelaku sedang asyik bermain dadu di tempat tersebut. Dari tangan pelaku, petugas menyita satu set alat permainan dadu kopyok beserta uang tunai sejumlah Rp 1 juta lebih. Kemudian, ketiganya langsung diboyong ke kantor polisi untuk kepentingan pemeriksaan di Mapolres Simalungun.
Kapolres Simalungun AKBP Rudi HArtono SH SiK, melalui Pahumas Kompol Mansyur, didampingi Kasat Reskrim AKP Deddy Supriadi, ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap tiga warga silimakuta. Ketiganya telah dijadikan tersangka karena melakukan perjudian tanpa ijin.
Dikatakannya, saat ini ketiganya sedang menjalani pemeriksaan intensif dan diinapkan di hotel prodeo Mapolres Simalungun. Sementara, uang tunai Rp 1 Juta 7 ribu dan 40 mata dadu beserta alat perlengkapan permainan dadu lainya turut disita sebagai barang bukti.
Manyur menambahkan, pihaknya akan menjerat ketiga pelaku dengan pasal 303 sub 303 bis KUHPidana, dengan ancaman hukuman maksimal diatas lima tahun penjara. (mag07)

September 5, 2008 at 2:54 pm 21 comments

Senin, DPRD Ajukan Penangguhan Penahanan RG

Senin, DPRD Ajukan Penangguhan Penahanan RG PDF Cetak E-mail
Sabtu, 30 Agustus 2008

SIMALUNGUN-METRO

Direncanakan Senin (1/9) DPRD Simalungun mengajukan surat permohonan penangguhan penahanan terhadap RG, oknum anggota dewan yang ditahan di Mapolsek Lumbanjulu Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) karena diduga terlibat perampokan pinggan pasu dan barang lainnya, Rabu (20/8) dini hari lalu. Permohonan penangguhan penahanan terhadap RG akan dijaukan langsung ke Kapolres Tobasa.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Simalungun Syahmidun Saragih SSos kepada METRO, Jumat (29/8). Menurut Syahmidun yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Simalungun itu, permohonan penangguhan penahanan diajukan setelah pihaknya menerima dan mempelajari laporan Badan Kehormatan (BK) DPRD Simalungun dan Fraksi Golkar Simalungun yang telah terlebih dahulu mengunjungi RG di Mapolsek Lumbanjulu.

Disebutkan Syahmidun, pihaknya akan meminta Polres Tobasa menangguhkan penahanan RG dan dilakukan penyelidikan atau proses hukum sesuai prosedur. Polisi, lanjutnya, juga harus memerhatikan ketentuan dan prosedur yang ada dalam penangkapan seorang anggota DPRD, yang harus ada izin gubernur. “Secepatnya kita akan kirimkan permohonan penangguhan. Dipastikan hari Senin kita akan sampaikan,” ujar Syahmidun.

Tidak Sah

Masih kata Syahmidun, penangkapan dan penahanan anggota DPRD harus mendapatkan izin dari gubernur. Jika gubernur tidak ada, penangkapan bisa dinyatakan tidak sah, kecuali yang bersangkutan tertangkap basah melakukan tindak pidana.

Saat ditanya tentang keterlibatan RG dalam perampokan, Syahmidun menjawab berdasarkan laporan yang diterima dan setelah dengan seksama dipelajari, sebenarnya tidak ada hal kuat yang menyatakan RG terlibat perampokan. Sebab setelah beberapa kali ditanya oleh BK DPRD dan anggota Fraksi Golkar DPRD Simalungun, RG tetap membantah keterlibatannya. RG memiliki alibi bahwa di saat kejadian ia berada di rumahnya di Saribudolok, Simalungun. “Jadi untuk memberikan hak RG sebagai anggota DPRD, diharapkan Polres Tobasa mengabulkan permohonan penangguhan,” kata Syahmidun.

Sebelumnya Wakil Ketua BK DPRD Simaalungun SM Simarmata menyatakan, pimpinan DPRD Simalungun sesegera mungkin meminta kepada petugas Polres Tobasa untuk membebaskan RG. Sebab tidak ada yang membuktikan keterlibatan RG dalam aksi perampokan. Ia pun meminta petugas menghargai hak imunitas yang melekat pada RG yang merupakan anggota DPRD Simalungun.

Seperti diberitakan, RG diduga terlibat aksi perampokan pinggan pasu dan barang lainnya di Lumbanjulu Kabupaten Tobasa, Rabu (20/8) dini hari. RG dan dua rekannya, JEP dan US diamankan dan ditahan petugas sore harinya, sekira pukul 17.00 WIB.(spy)

September 5, 2008 at 2:52 pm 5 comments

BERITA PERAMPOKAN ORANG SARDOLOK?

link nya http://metrosiantar.com/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=1845

http://mediaindonesia.com/index.php?ar_id=MjYwMzM=

Merampok, Anggota DPRD Simalungun akan Di-PAW

RUDOLF Girsang, anggota DPRD Simalungun, Sumatra Utara, dari Partai Golkar yang diduga terlibat dalam perampokan barang antik Pinggan Pasu tidak dicalonkan lagi menjadi legislatif pada Pemilu 2009. Jika terbukti bersalah, akan dilakukan pergantian antarwaktu (PAW).
Ketua Partai Golkar Simalungun H Syahmidun yang dihubungi, kemarin, meminta semua pihak menghormati asas praduga tak bersalah. Ia mengakui telah mendengar informasi keterlibatan anggotanya dalam kasus perampokan barang antik Pinggan Pasu di Kabupaten Toba Samosir, pada Rabu (20/8). “Kami persilakan polisi melaksanakan tugasnya, mari kita hormati proses hukum,” tegasnya.
Syahmidun yang juga menjabat Ketua DPRD Simalungun menyatakan tidak akan segan-segan untuk melakukan PAW bila Rudolf Girsang dinyatakan bersalah oleh pengadilan.
Memang, menurutnya, Rudof Girsang yang berdomisili di Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun, tak lagi dicalonkan Golkar menjadi anggota DPRD pada Pemilu 2009. (BS/N-1)

September 2, 2008 at 11:59 am 27 comments

Older Posts


Recent Posts

Blog Stats

  • 68,151 hits

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.