Gubsu Rudolf Pardede Resmikan STA Saribudolok Berbiaya Rp 6 M

February 21, 2008 at 2:15 am 6 comments

Simalungun (SIB)
Pembangunan dan pengembangan sistim pertanian berkelanjutan sering terbentur dengan pemasaran komoditi hasil pertanian itu sendiri. Ke depan, Pemkab bersama DPRD diminta mengalokasikan dana proteksi panen.
Gubsu Rudolf Pardede pada peresmian STA ( Stasiun Terminal Agrobisnis) Simalungun di Harangan Siduadua Dolok Panribuan Kecamatan Silimakuta, Rabu (20/2) mengajak seluruh Pemda di wilayah Sumut lebih konsentrasi memperhatikan kepentingan masyarakat.
Sumut merupakan daerah agraris dan bidang pertanian sebagai penopang utama perekonomian rakyat yang dibungkus dengan agrobisnis memasarkan berbagai jenis komoditi baik di pasar lokal, nasional maupun internasional.
Namun kata Gubsu, iklim agribisnis sering diperkeruh dengan tindakan para tengkulak “mempermainkan” harga hasil pertanian di tingkat petani. Harga komoditi pertanian sering merosot di tingkat petani, bahkan biaya panen kadang kala jauh lebih besar dari penjualan. Dalam kondisi seperti ini dikatakan sering terdengar ” jeritan ” petani, tidak melakukan panen atau membiarkan produksi membusuk di lokasi tanam.
Mengantisipasi kerugian sepihak terutama bagi kalangan petani, Pemda hendaknya mempunyai proteksi hasil panen dan harga di pasaran. Persiapan dana proteksi dapat digunakan ketika harga barang merosot di pasaran.
Ia menuturkan langkah yang ditempuh mengatasi masalah merosotnya harga jagung di Tobasa baru – baru ini diduga karena ulah para tengkulak menurunkan harga hingga Rp 800/kg. Tetapi, kebijakan Pemprovsu menginstruksikan pemerintah membeli jagung dari petani Rp 1. 200/kg ternyata berhasil menaikkan harga jagung di pasaran menjadi Rp 1. 500/ kg.
Demikian dengan pengoperasian STA Saribudolok diharapkan dapat mengakses pemasaran komoditi pertanian dari 10 daerah kabupaten sehingga dapat berkembang menjadi KEK ( Kawasan Ekonomi Khusus) di Sumut.
Tujuan pengembangan KEK dikatakan untuk menciptakan sistim lebih baik, efisien, petani menikmati pertambahan harga hasil pertaniannya. Secara umum, impor dapat ditekan sementara ekspor semakin meningkat.
Berdasarkan data kegiatan perdagangan, agribisnis kita dikatakan jauh tertinggal dibanding dengan negara Thailand.
Sementara itu Direktur Utama PD Agro Madear Ir IGK Sastrawan MBA didampingi Dirum Ir Amsar Saragih MM bersama Direktur Pemasaran J Romerson Saragih sebagai pengelola STA menyebutkan, pihaknya telah menjajaki perluasan pemasaran komoditi pertanian Kabupaten Simalungun ke Singapura.
Menurutnya, mutu produksi pertanian asal Kabupaten Simalungun dinilai akan mampu bersaing dengan produk pertanian negara lainnya. Namun, untuk lebih memperlancar proses pemasaran dianggap perlu dilakukan sosialisasi tentang paking, sortir di tingkat petani.
Sedangkan untuk mempertahankan kesegaran komoditi ekspor, STA dikatakan membutuhkan ruangan pendingin. Tujuannya, barang yang belum sempat dikirim dapat disimpan dalam batas waktu tertentu.
Lokasi STA yang berada di Harangan Siduadua Dolok Panribuan Kecamatan Silimakuta seluas 5 Ha diberikan masyarakat dengan cara hibah kepada Pemkab Simalungun.
Pada kesempatan tersebut, keluarga pewaris tanah Minderia Saragih menyerahkan surat perjanjian hibah kepada Bupati Simalungun Drs HT Zulkarnain Damanik MM.
Bupati Simalungun Drs HT Zulkarnain Damanik MM menyampaikan rencana Pemkab Simalungun akan menindaklanjuti pembangunan dan perlengkapan STA dalam kurun waktu 2 tahun ke depan. Sedangkan anggaran yang sudah dihabiskan membangun STA lebih kurang Rp 6 miliar.
Pada kesempatan tersebut turut memberikan sambutan Wakil Ketua DPRD Simalungun Ojak Naibaho SH. Turut hadir Kadis Pertanian Ir M Roem, Kadis Kehutanan Ir Mahrum Sipayung, Kadis Penjar Drs Masri MM, Kepala Bapeda Ir Muknir Damanik, Kadis Hampang Ir James Simamora, Ketua PN Simalungun B Sipayung, Kajari Siantar – Simalungun, Kapolres Simalungun. (S 4/v)

Entry filed under: SURAT HAN HUTA. Tags: .

HARANG GAOL + TOBA LAKE TOBA LAKE FROM OTHER SIDE

6 Comments Add your own

  • 1. parlin  |  February 22, 2008 at 8:53 pm

    salam kenal lae…
    au pe domma hubasa tentang STA on …
    hehhhehheh

    semoga tambah maju ni hita simalungun on…..

    horas..horas..hora.s..

    Reply
  • 2. rani tarigan  |  March 1, 2008 at 12:56 pm

    Terimakasih buat partisipasi utk membantu

    ,mendukung program2

    pembenahan di SARIBUDOLOK.

    semoga kita lebih saling memperhatikan sesama

    yang memang saling membutuhkan

    dorongan,motifasi dan keterlibatan

    dalamn segala hal.
    TETAP SEMANGAT

    MEJUAH-JUAH
    SALAM SEJAHTRA BUAT KITA SEMUA

    Reply
  • 3. grsg  |  March 24, 2008 at 5:23 am

    TOLONG KEPADA CAMAT SARIBUDOLOK UNTUK MEMPERBAIKI JALAN JALAN
    HUJUMA ASE LANG SUSAH PANUHOR RO HUJUMA.
    HALANI ANNGO LANG HAN JUMA LANG BOI MARSIKKOLA ANAK PAR SARIBU DOLOK.

    NB:

    ULANG SEN DASSA PODAS MATAMI CAMAT. KLO TIDAK BISA PECAT LANGSUNG.
    DEMI KEPENTINGAN UMUM.

    Reply
  • 4. grsg  |  March 24, 2008 at 5:27 am

    MENGHENAI HARGA HARGA PUPUK,SAYUR MAYUR,DLL TOLONG DIKONTROL
    YANG BERWAJIB,JANGAN CUMA TIDUR AJA, SERING TAK LIAT PARA PENGUSAH A MEMAIN KAN HARGA,

    NB:SEKALI LAGI PADA CAMAT,TOLONG DIPERHATIKAN.
    NEPPPPPOTISME HARUS DIHAPUSKAN.

    Reply
  • 5. saribudoloksilimakuta  |  March 27, 2008 at 10:18 am

    iya gir’s. Harapanku pun begitu. begitu tertekan dan tak berdaya nya sebenarnya petani sardol kita. terutama bila harga pupuk naik, dan fluktuatif permainan harga para tokeh. seharusnya pemerintah kecamatan dan kabupaten mengambil peranya yang maksimal. namun itu belum terlihat di saribudolok silimakuta. petani di biarkan sendiri. alone.

    Reply
  • 6. wilman firwadi saragih  |  October 5, 2010 at 8:05 am

    majukan saribudolok tuk perubahan simalungun. pecat dgn kejam camat gadungan yang hanya butuh duit haram

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 68,789 hits

%d bloggers like this: