JIARAH

May 21, 2008 at 6:58 pm 3 comments

JIARAH..

jiarah adalah salah satu tradisi di sebahagian bumi ini. dalam masa prasejarah, arwah si orang mati masih dianggap hidup di alam nya yang lain. tradisi prasejarah pun masih menganggap jika arwah si mati masih dekat dengan mereka, membantu mereka dalam kehidupan, bisa marah.

sekarang, terutama dalam tradisi simalungun jiarah masih dianggap sebagai mengenang si orang yang meninggal.namun tidak lagi menganggap arwah nya bisa seperti hidup (seperti dalam masa prasejarah). biasanya jiarah dilaksanakan pada menjelang natal dan tahun baru, kemudian setelah paskah.

membersihkan kuburan dari semak-semak (duhut-duhut) serta menaburinya bunga dan berdoa bisa dilakukan dalam jiarah. tak jarang ada keluh kesah yang dikomunikasikan disertai tangisan yang seolah ditujukan pada kerabat yang telah meninggal (orang yang di kubur). dan biasanya acara jiarah di tutup dengan doa dan cuci muka yang airnya membasahi kuburan.

foto ini diambil di kuburan kristen di jalan kesehatan dekat dengan gereja GKPS.

memang terkadang sulit melepas ingatan terhadap saudara, kerabat yang telah meninggal. namun itulah garisnya. ketika lahir kita telah digariskan Nya untuk dipanggil kembali. maka kenang-kenangkan lah.

Entry filed under: GABBAR HUTA. Tags: , , , , , , , .

MALUA (SIDI) Di GKPS SARIBUDOLOK ETEK MAR SOLU (ANAK KECIL NAIK SAMPAN)

3 Comments Add your own

  • 1. Jusuf  |  June 14, 2008 at 1:20 pm

    Wah… jadi inget sama KUBURAN AYAH tercinta.
    mudah2han t4 yang masih sakral bagi orang BATAK khususnya makam bagi org kristen agar tetap dijaga sehingga menjadi tempat yang nyaman dan tidak menjadkan t4 tsb sebagai t4 yang menyeramkan. satu hal lagi , kita tau masalah tanah kuburan di kota2 besar sudah menajadi masalah yang sangat luar biasa karena untuk mendapatkan satu LIANG KUBUR aja kita harus membayar biaya yang sangat mahal, bahkan ada org2 yang sudah MEMESAN terlebih dahulu agar mendapat BAGIAN. bahkan ada daerah yang mengubukan 2 orang sekaligus dalam satu liang kubur karena t4 sudah tidak ada lagi.

    Reply
  • 2. saribudoloksilimakuta  |  June 18, 2008 at 12:50 am

    ia Bang Jus…sekarang kuburan sepetak sudah pada dibeli (diboking) di kota kota.seolah mereka meramal kematian…hehehe. turut berduka, walau sudah lama bang Jus. tapi memang setelah lahir kita sudah di vonis untuk meninggalkan dunia ini. tapi kapan? itu lah rahasia hidup dari-Nya..ah jadi ngomongin kematian..hehehe

    Reply
  • 3. ando  |  August 21, 2008 at 10:30 am

    wahh…..jadi teringat dengan seramnya lewat dari bethesda pada malam hari……………………

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 68,789 hits

%d bloggers like this: