Janiur Tewas Dibakar Teman Kumpul Kebo

April 21, 2010 at 10:52 am 1 comment

Rabu, 18 Februari 2009 | 01:26 Pos Metro Medan

Maaf agak terlambat tapi mungkin sekedar informasi (Maaf) , tadi serching tentang 1000dolok ketemu berita ini. walau berita sadis, hanya mau mengupload informasi

SIMALUNGUN-Tragis benar nasib Janiur Saragih (43). Penarik betor ini ditemukan tewas terpanggang di rumahnya, Komplek STA Harangan Sidua-dua, Desa Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Simalungun Senin (16/2) malam. Kuat dugaan Janiur dibakar teman wanitanya yang menghilang seiring pembakaran itu.

Tewasnya Janiur langsung menggemparkan warga sekitar. Apalagi keberadaan R br P serta dua anaknya, tak diketahui rimbanya begitu kebakaran itu diketahui. Awalnya, Olop Sipayung (35) yang baru pulang dari Komplek Sentra Terminal Agrobisnis (STA) Saribudolok curiga melihat cahaya api membumbung tinggi. Dalam benaknya, pria berjambang ini menduga api berasal dari kebakaran semak. Takut meluas dan membakar Pos Kontrol STA, Olop berniat memadamkan.

Begitu mendekat, detak jantungnya seakan berhenti begitu melihat api ternyata membakar kediaman Janiur. Belum lagi kagetnya hilang, Olop dikejutkan lagi dengan temuan sesosok manusia terpanggang di antara puing-puing yang berserakan. Takut, Olop berlari melaporkan temuannya ke polisi yang kantornya berjarak sekitar 1 km.

“Baru mulak ahu han sardolok, hu idah api. Hu agan matutung ramba, hu ayaki halani mabiar au hona pos. Hape, jabuni Tulang do matutung. Hu idah homa adong jolma matutung. Mabiar ahu, langsung hu lapor ma hu polsek. (malam itu aku pulang dari Saribudolok, aku lihat api membubung. Ku pikir, api itu membakar semak-semak, takut apinya mengendai pos, aku kejar. Eh ternyata rumah Tulang. Dan waktu ku dekati, aku lihat ada mayat terbakar, aku pun langsung melapor polisi,” ujarnya dengan logat Simalungun yang kental.

Personil Polsek Silimakuta yang dipimpin AKP RF Darwin selaku Kapolsek langsung terjun ke lokasi kejadian. Di lokasi, polisi menemukan rumah berukuran 3X5 yang selama ini ditempati Janiur telah rata dengan tanah. Janiur sendiri ditemukan tewas terpanggang dengan posisi telungkup pada sisi kiri bekas bangunan rumah mungil itu. Anehnya, R br P yang diketahui warga sebagai teman serumahnya, malah tak kelihatan. Begitu juga dengan dua anaknya. Jenazah Janius kemudian diboyong ke RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk di autopsi.

Informasi yang dihimpun Metro Siantar (Grup POSMETRO MEDAN), R br P, wanita yang dua tahun belakangan serumah dengan Janiur, dulunya adalah janda pendatang yang berprofesi sebagai aron-aron (buruh tani). R br P juga memiliki anak. Status pernikahan Janiur dengan R br P juga tak diketahui warga. “Tiba-tiba saja mereka tinggal sama. R membawa Ramses anaknya. Kami saja sebagai tetangganya, tidak mengetahui status keduanya. Apa sudah resmi suami istri atau cuma kumpul kebo. Yang jelas, keduanya belum pernah menikah secara resmi,” ujar seorang wanita tetangga Janiur yang meminta namanya dirahasiakan.

Ditambahkannya, sebelum tinggal dengan Janiur, R br P yang tak diketahui berasal dari daerah mana, tinggal berpindah-pindah di seputaran daerah Saribudolok. Selama 4 tahun lebih, lanjutnya, R br P jadi bahan gunjingan karena dituding melakukan hubungan gelap, baik dengan sesama aron bahkan penarik betor. Entah bagaimana ceritanya, R br P diketahui tinggal bersama Janiur, yang kata sejumlah warga juga memiliki beberapa orang istri sebelumnya.

Menghilangnya R br P pun membuat polisi serta warga curiga. R br P juga membawa anak bawaannya serta bocah 1,5 tahun hasil hubungan keduanya. Penyisiran polisi pun tak membuahkan hasil meski hampir semua tempat yang dicurigai sudah didatangi. “Kita cari sampai keliling Saribudolok, tapi tak berhasil. Di semua tempat yang kita sisir, dia tidak ada,”ujar AKP RF Darwin didampingi Kanit Reskrim, Aiptu Samsidin Sinaga.

Darwin mengaku sangat butuh penjelasan dari R br P karena kebakaran itu sangat janggal. “Yang pasti aneh. Kalau korsleting listrik tak mungkin, karena gak ada listrik di rumah itu. Kalau kita kita meminta keterangan dari warga, seperti yang kita lihat, posisi rumah itu tersendiri dan jauh dari pemukiman,” ujar Darwin sembari mengatakan dugaan sementara adalah pembakaran, bukan kebakaran biasa.

Hal senada diucapkan Aiptu Samsidin Sinaga. Meski telah mendatangi SDN 3 Saribudolok, tempat putra Rani dari pernikahan sebelumnya, sekolah. Namun, usaha tersebut juga tak membuahkan hasil. Putra R br P juga tidak masuk sekolah meski hari itu adalah hari sekolah.(Mag 07/SMG)
Cetak Berita Ini

Entry filed under: 1, SURAT HAN HUTA. Tags: .

Bagaimana saribudolok? SELAMAT NATAL &TAHUN BARU 2011 UNTUK KITA SEMUA

1 Comment Add your own

  • 1. faza  |  July 28, 2010 at 11:48 am

    …….^_^b………….nice………………..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 68,789 hits

%d bloggers like this: